Selasa, 06 Juni 2023

Rintihan Gelisah

 

Malam benderang di Nurul Jadid, Wilayah Al-Hasyimiyah Daerah LPBA.. tepat di acara Lailatul Munajjamah..

26 Mei 2023

              Pertanyaan itu menamparku. Harusnya aku tak perlu terkaget dengan hal itu. Aku sudah mengira bahwa kau akan menanyakan perihal foto dan chat itu. Foto yang ternyata dulu pernah kusimpan kala sedang sayang-sayangnya, dan juga chat yang sudah terkubur lama, entah kapan terakhir kaliku berkomunikasi  aku masih berusaha mengingatnya.

Kau runtuh percaya, kau jatuh kecewa, kau salah menerka, aku tak pernah memiliki niatan untuk menduakanmu. Aku tak pernah memiliki keinginan untuk menyimpan orang lain. Aku sudah jatuh percaya terhadapmu. Aku sayang dan cinta padamu. Bahkan aku telah menggertak hatiku untuk berjuang menerjang restu demi cintaku terhadapmu.  

              Harus bagaimana aku menjelaskan kepadamu, harus dengan cara apa aku mengolah kata hati dan kata suara untuk meluruskan alur pikirmu dan juga harus dengan jalan mana aku dapat membenarkan kesalah pahamanmu. Aku yakin pasti kamu sedang hancur. Pikiran kritismu sudah membuncah tak karuan, Aku tahu pasti itu menyakitkan bagimu.

              Kau tahu, mengapa aku tak bereaksi apapun setelah kau mengetahui isi hp ku…

Aku sungguh percaya dengan hatimu, aku berusaha biasa-biasa saja dengan hal itu karena aku merasa aku sudah tak memiliki hubungan apapun dengan mereka. Sehingga aku tak mengkhawatirkan apapun. Jika kamu bertanya, aku siap menjawab. aku akan menjawab sebesar rasa yang kupunya. Tak ada lagi nama Ikhsan di hatiku, tak ada lagi nama Halim di benakku. Aku ingin kamu, pada setiap detil waktu ku.

             Saat ini, Kita bertentangan dengan jarak, kita sulit berkomunikasi, kita serba salah.

Mas, jangan salah paham dulu. Aku akan jelaskan. Jangan berpikir yang tidak-tidak, aku khawatir dengan mu..

              Bagaimana ini? Malamku di Nurul Jadid berselimut dengan ke khawatiran dan kegelisahan. Aku tak tahu harus bagaimana caranya menetralisir rasaku sendiri. Mas, jangan pikirkan itu. Tenangkan dirimu, jangan bawa kearah yang negatif. Mas, bisakah kau mempercayaiku? Tiada sama sekali sedikitpun niatan dalam hatiku untuk mengkhianatimu, mempermainkanmu, dan membuatmu sakit seperti ini.

              Ya Rabb.... wahai sang pemilik hati. Janganlah kau menambahkan fikir gelisah kami. Apa yg harus ku lakukan.. wahai malam pembawa hirup angin kehidupan, sampaikan salamku padanya, bahwa hanya ada dia di dalam hatiku saat ini. Tenangkan fikirnya, kembalikan kepercayaan nya. Dan janganlah kau bebani fikirnya.. aku mencintai dan menyayanginya.

Ya Allah.. kuatkan kami..

Evi Hyma, Ma’shum Thoyib

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Akhir Delapan Januari

  Tanggal ulang tahunmu Pernah menjadi salah satu tanggal yang istimewa bagiku Aku juga pernah menjadi orang pertama yang mengucapkan ...