Sabtu, 28 Januari 2023

My Future Husband

 Dear, My future husband

Malam itu, aku tersenyum ditengah ceritamu. Kekhawatiranmu sungguh tinggi, tentang bagaimana aku. Baiklah, akan kujawab disini.

Akankah nduk merendahkan mas?

              Mas pernah bilang bahwa nduk akan menjadi ratu jika nduk menikah dengan mas, Maka ada konteks yang harus diubah mas. Tidakkah suami yang seharusnya menjadi raja dalam kehidupan keluarga? Nduk sudah memikirkan itu mas. Tugas istri adalah untuk melayani suami, mematuhi perintah suami, dan menjadi pendamping suami. Pendamping yang bisa mendukung dan mempertimbangkan apa yang menjadi keputusan suami.

              Sehingga, istilah istri itu pinter atau nggak,, itu nggak berlaku mas. Karena bagaimanapun semuanya ada ditangan suami. Seberapapun tingkat kepintaran dan kecerdasan seorang istri, itu tidak akan pernah mengalahkan tingginya derajat suami.

              Cerita dikit nggeh mas….

Dulu, pas nduk kelas 3 SMA bapak pernah berpesan, “Vi, sok mben lek golek pacar ki iso.o seng lebih dewasa dari pada Evi, yang bisa mengerti Evi, yang benar-benar menerima bagaimana Evi, menerima kekurangannya Evi, memahami bagaimana keluarganya Evi, mengayomi Evi, bisa jadi panutane Evi, dan lebih pinter dari pada Evi”.

              Dan mas tahu, semua pesan yang pernah bapak sampaikan itu sudah nduk temukan dan ada dalam diri mas. Mas yang selalu mengerti, yang menerima kekurangannya nduk, padahal nduk jauh dari kata sempurna, mas yang bisa membuat nduk nyaman, yang bisa memahami karakternya nduk, yang bisa mengayomi nduk, yang bisa nasehati nduk, jadi sandarannya nduk, dan bisa mendewasakan nduk. Semuanya ada didalam diri mas, sampai suatu hari nduk pernah berpikir.. “Andai bukan Ma’shum, mungkinkah ada lagi yang seperti dia?”

              Nduk belum pernah bilang dan cerita ke mas. Bagaimana nduk meninggikan mas ke orang tuanya nduk, apalagi ke mbak2 dan mas2nya nduk. Nduk pernah bilang ke ibuk.. “Buk, Ma’shum niku hafalan Qur’an, larene pinter, dewasa, bijak, selalu bisa memahami dan mengerti Evi. Ibuk ngertoskan nggeh, sien Evi pernah punya keinginan untuk jadi hafidzoh. Keinginan itu juga tumbuh dari arahannya bapak. Tapi ternyata sampai saat ini Evi dereng saget mewujudkan mimpi itu. Mimpi yang bapak pernah utarakan. Dan misal Evi saget nggadah suami yang hafalan Qur’an, tidakkah niku juga menjadi salah satu hal yang bisa membahagiakan bapak?”

              Ibuk diam mendengar itu, entah apa yang ada dipikiran beliau. Tapi, pasti ada pertimbangan didalamnya. Kadang nduk berpikir, “mungkinkah nduk terlalu berani untuk mengungkapkan itu?” Nduk sampai berani cerita ke mas2 dan mbak2nya nduk juga. Padahal, kalau nduk punya hubungan sama seseorang nduk jarang cerita, bahkan nyaris gak mau cerita ke keluarga tentang apa itu rasa, dan bagaimana rasa itu ada. Siapa orang yang suka dan disuka. Tapi sekarang, nduk memberanikan diri mencari opsi dan opini dari keluarga yang tak sekedar bapak dan ibuk, tapi juga mas-mas dan mbak-mbak.

              Kita sama-sama belum tahu dan gak pernah bisa menebak bagaimana rancangan kisah kedepannya. Tapi, jika hati punya rasa yakin dan ingin, tidakkah itu menjadi modal untuk dapat bersama?

              Mas tahu gak, nduk punya banyak keyakinan bahwa kelak nduk bisa tinggal di Sumatera. Entah keyakinan itu  munculnya dari mana nduk juga nggak tau. Nduk pernah bilangkan mas, kalau semuanya bisa diatur dan disesuaikan dengan kebutuhan dan posisi. Bolehlah kita manut sama bapak ibuk untuk sementara waktu. Nanti Ketika memang keadaan harus diputar untuk tinggal di Sumatera dengan alasan karena kebutuhan keadaan, mungkinkah bapak dan ibuk tidak mengizinkan kita?

              Orang tua mana yang gak suka dan gak bangga jika putra-putri nya berguna untuk orang lain? Iyakan mas? Nduk sudah memikirkan itu mas. Hingga pada suatu hari nduk pernah membayangkan, kelak kita akan mengembangkan apa yang memang perlu dikembangkan di Sumatera, lalu kita menempuh channel dan jaringan karir seperti yang mas pernah ceritakan. dan kalau kita tinggal di Sumatera, berarti mudiknya ke Bali. Tapi untuk saat ini, semuanya masih berada di garis hayal mas. Kita harus bersabar, waktu akan menjawab semuanya.

              Mas pernah bilang ke nduk bahwa mas takut gak diterima. Atas dasar apa mas memunculkan rasa takut itu? Mas takut gak diterima karena apa? Padahal mas memiliki banyak kelebihan yang gak semua orang punya, mas bisa melakukan sesuatu yang orang lain belum tentu bisa lakukan, dan mas bisa menjadi sosok yang belum tentu semua orang bisa menjadi seperti itu.

              Kadang, nduk yang malah minder sama mas. Pernah nduk berpikir, “kenapa aku? Kenapa harus aku? Bagaimana bisa aku? Padahal aku gak bisa apa-apa, kalau dibandingkan dengan Ma’shum, Evi banyak kurangnya. Kenapa gak cewek yang lain aja? Yang sebanding dengan mas”.

              Dan ternyata kadang terjadi perbalikan arah, mas malah berpikir bahwa nduk adalah perempuan sempurna, dan mas berpikir bahwa mas gak bisa apa-apa, mas banyak kurangnya, mas gak pinter, dan mas takut direndahkan.

              Cukup mas, jangan pikirkan itu. Kita belajar sama-sama. Kita tekuni lagi apa yang sudah menjadi kelebihan yang kita miliki, kita perbaiki kekurangan yang perlu diperbaiki. Tetap semangat untuk jadi orang yang berguna, kita harus saling mensupport, saling mengingatkan, saling mendewasakan, dan tetap menjadi orang baik seperti yang mas pernah bilang ke nduk.

              Nduk pernah bilang ke mas, nduk gak minta apa-apa, cukup jadi mas yang seperti ini saja. Nduk suka semua hal yang ada dalam diri mas. Mas bilang nduk sempurna dimata mas, begitu juga sebaliknya, mas juga sempurna dimata nduk. Dan bagi nduk, adanya istri yang cerdas itu bukan untuk melawan atau merendahkan suami, tapi untuk menjadi pendamping terbaik yang bisa mendukung dan mempertimbangkan keputusan suami, menjadi ibu yang bisa mendidik anak-anaknya dengan baik, dan menjadi peran yang baik untuk rumah tangganya.

              Mas gak seharusnya berterima kasih hanya karena wujud keberadaan nduk yang seperti ini. Nduk yang seharusnya berterima kasih sama mas yang sudah banyak membawa perubahan baik ke dunianya nduk, mengajarkan banyak hal ke nduk, mengingatkan nduk, sayang dan cinta ke nduk, dan selalu mengerti nduk. Sekali lagi, terima kasih banyak nggeh mas. Nduk sayang Mas.. 

_ILOVEYOU_

Minggu, 22 Januari 2023

Kabut Berantan

Kabut Berantan

Rintik yang tenteram

Dengan kabutnya yang tenang

Membasahi tanah berantan milik dewata

Aku terkesima,

Penduduk mancanegarapun ada disana

India, Arabia, Australia, California, China, Korea, dan kita Indonesia..

Mereka yang jauh saja datang kemari

Bagaimana denganmu?

Bagiku, berwisata tak hanya tentang indahnya saja

Namun, rasa yang bahagia juga harus ada tuk menikmatinya

Dan kini, rasaku masih sama

Masih saja tentang kamu

Ternyata, rasaku untukmu melebihi indahnya Berantan ini

Rasaku masih menggenggam rindu tentangmu

Disini, Dingin dan sejuknya cuaca semakin mengeratkan pikiranku

Tuk ingin melangkah bersamamu

Tunggu aku, esok kita kan berjumpa..

Entah melalui via ataupun bertatap muka

Simpan rindu itu

Esok kita tumpahkan bersama

Sampai jumpa...


-Terimakasih Dewata, telah menciptakan rindu tentang dia_

-_Ma'shum Thoyib_-


Mentari di Tanah Lot

Mentari di Tanah Lot

Masih tentang garis diantara langit dan laut

Dua partikel berbeda yang tampak indah membiru

Tak lepas memanja pelupuk mata

Karang tajam nan terjal

Hitam kokoh mengangkal

Aku berjalan menapaki langkah

Beriring dengan tema yang masih seputar dewata

Tak cukup kata tuk melukiskannya

Panorama di Tanah Lot siang ini tampak menakjubkan

Ditengah mentari yang berbinar cukup maksimal

Entah mengapa, tiba-tiba saja terbesit bayang dalam benak

Hey, kapan kita kesini bareng?

Mensejajarkan langkah dengan kompak

Bergenggaman tangan dengan manja

Duduk bersama bertukar cerita

Tentang apa itu Sumatera dan Dewata..

Tidakkah itu pernah ada dalam fikirmu?

Hmm, baiklah..

Tentang Sumatera dan Dewata

Semoge kelak ada dan menjadi realita


_Tentang Kita_


Sabtu, 21 Januari 2023

Sunset di Pantai Kuta

 Sunset di Pantai Kuta

Rona mentari kian beralih
Merubah warna menuju senja yang nyata
Indah menyapa,
Menyambut dan memanja mata serta telinga
Dibibir pantai,
Kudengar ombak menyanyi
Bersahut merdu membentuk gulungan putih berbusa
Hai senja...
Sore ini aku menatapmu
Menikmati debur kuta yang mengalun merdu
Perlahan kuterngiang
Oleh lingkar dan lintas suaramu
Dan ya, itu benar.. 
Aku mengingatmu
Senyum mu, tawamu, nada bicaramu, suara tenangmu
Seolah berputar mengitariku..
Diujung sana..
Kulihat bentangan garis dimana laut bertemu dengan langit
Terjadi perubahan warna yang tak lagi tampak biru
Dan aku tersenyum memandang kejauhan dalam diam
Fikirku...
Berapa mil lagi langkah yang harus dihitung?
Berapa lama lagi waktu yang harus ditempuh?
Tantangan apa lagi yang harus dihadapi?
Mudahkah? Sulitkah? 
Ya, sudahlah.. 
Ada banyak jalan untuk menapaki cerita ini..
Dan saat ini, pada intinya hanya satu... 
Aku rindu..

_Ma'shum Thoyib_
Sabtu, 21 Januari 23

Kamis, 19 Januari 2023

My Love Of Dream

 

My Love Of Dream

 
Menyentuh dinding hati saat melihat tatapannya
Kau datang bak angin yang berhembus lembut
Hatiku secara tidak sadar memanggilmu
Dan menggugahku untuk mendekat ke arahmu 
Namun, terkadang aku tak sanggup
Rongga jiwa memilih situasi untuk memahami posisi

Bagaimana caramu melakukan sihir itu?
Hingga sulit kutebak hal indah tentangmu 
Kau mengubah duniaku
Mengajarkan banyak hal padakuku
Dan mengkhawatirkan banyak hal tentangku
Bagaimanapun aku sulit mengatakannya

Banyak hal dariku yang membuatmu marah
Namun kau tetap senantiasa ada
Kau bukan seseorang yang dingin maupun jahat
Ku tahu itu...
Semuanya, tercipta.. 
Karena kasih sayang semata

Aku merasakan kesedihan disuatu masa
Namun kau seperti matahari yang menyinariku,
Mendatangkan sebuah kehangatan mendalam
Yang perlahan menusuk relung jiwa

Aku memanggilmu saat hujan turun
Dan diam-diam mengawasi sinyal tak tampak dalam imajinasiku
Perlahan memunculkan hayal yang tak ku tahu entah kapan akan kutemu
Mimpi terbaik, telah ada dalam anganku
Semoga ada jalan untuk itu
Terima Kasih,, atas kasih sayangmu 

_Ma'shum Thoyib_


08 Januari 2023

 

Untukmu,,

Dihari Ahad, 08 Januari 2023

 

--Tanpa Sangka--

Vihima


Sekian kemungkinan tak terduga telah terjadi

Mengalun derap waktu yang hampir menuju ke 4 tahun

Entah apa yang telah kau simpan

Entah bagaimana caramu bertahan

Denting relung menjajaki hamparan jiwa

Memetik rindu tak bertepi dengan raga

Merajut waktu kelabu dengan senyawa

Sedetik pikiran tiada meluka

Namun kau bertahan dengan segenap bongkahan rasa

Maafkan aku, 

Yang tak segera tahu siapa kamu

Maafkan aku,

Yang tak segera paham bagaimana denganmu

Dan sekarang aku sadar tentang itu

Segala hal yang ada pada dirimu

Terima kasih telah bersabar

Terima kasih telah menunggu

Tetap ada, jadilah yang bertahta

Dan jadilah yang selalu ku cinta

Sekali lagi, terima kasih...

Semoga, apa yang menjadi cinta dan cerita

Akan terlaksana dalam rangkaian realita

 

_Dirimu, Ma'shum Thoyib_

Akhir Delapan Januari

  Tanggal ulang tahunmu Pernah menjadi salah satu tanggal yang istimewa bagiku Aku juga pernah menjadi orang pertama yang mengucapkan ...