Satu Syawal..
Ahlan wa Sahlan 1 Syawalku..
Masih seperti biasanya
Dimalam dan harinya,
Semua sudut menyambut dengan kemenangan yg dimilikinya
Senyum bahagia yang merata
Dan keceriaan yang ada dimana-mana
Sudah sekian purnama
Kita merajut cinta yang masih raharja
Selama itu pula,
Entah berapa kataku yg melukai hatimu,
Entah berapa sikapku yg menyakitimu,
Namun kau selalu membuka pintu maafmu
Terima kasih sayangku..
Kau selalu sabar menghadapiku
1 Syawal yang masih semarak..
Izinkan aku mengucapkan kata yg lain
Kata yg tak sekedar permohonan maaf
Bak ucapan yg menggema ditengah semesta
Duhai cintaku yang meraja,
1 Syawalmu telah tiba
Sanah Hilwah di versi Hijriah
Diselang latar yg jauh dari negeri kelahiran
Dijejak kaki yg berada di negeri orang
Aku tak tahu apa yg kamu pikirkan
Aku tak tau apa yg kamu rasakan
Bahagiakah? Atau harukah?
Namun...
Seolah merasakan apa yg kau rasakan
Seolah memikirkan apa yg kau pikirkan
Didalam kebersamaan, namun bagai kesendirian
Berselimut ketidak nyamanan yg ditutup senyuman
Namun, bertahanlah.. Kau harus kuat
Harapku, semoga tujuanmu terpenuhi
Semoga kau menemukan apa yg kau cari
Dan semoga, tak ada kesia-siaan saat kau pulang nanti
Tak lupa, dengan kerendahan hati...
Aku, memohon maaf yg sebesar dan sebanyak-banyaknya padamu
Dan juga,
Sanah Hilwah cintaku
Doaku selalu menyertaimu
Aku sayang kamu
Jembrana, Bali
10 April 2024 M, 01 Syawal 1445 H
_Vihima_