Selasa, 09 Juli 2024

Satu Syawal..

 Satu Syawal..


Ahlan wa Sahlan 1 Syawalku..


Masih seperti biasanya

Dimalam dan harinya,

Semua sudut menyambut dengan kemenangan yg dimilikinya

Senyum bahagia yang merata

Dan keceriaan yang ada dimana-mana


Sudah sekian purnama

Kita merajut cinta yang masih raharja

Selama itu pula,

Entah berapa kataku yg melukai hatimu,

Entah berapa sikapku yg menyakitimu,

Namun kau selalu membuka pintu maafmu

Terima kasih sayangku..

Kau selalu sabar menghadapiku


1 Syawal yang masih semarak..

Izinkan aku mengucapkan kata yg lain

Kata yg tak sekedar permohonan maaf

Bak ucapan yg menggema ditengah semesta


Duhai cintaku yang meraja,

1 Syawalmu telah tiba

Sanah Hilwah di versi Hijriah


Diselang latar yg jauh dari negeri kelahiran

Dijejak kaki yg berada di negeri orang

Aku tak tahu apa yg kamu pikirkan

Aku tak tau apa yg kamu rasakan

Bahagiakah? Atau harukah?


Namun...

Seolah merasakan apa yg kau rasakan

Seolah memikirkan apa yg kau pikirkan

Didalam kebersamaan, namun bagai kesendirian

Berselimut ketidak nyamanan yg ditutup senyuman

Namun, bertahanlah.. Kau harus kuat


Harapku, semoga tujuanmu terpenuhi

Semoga kau menemukan apa yg kau cari

Dan semoga, tak ada kesia-siaan saat kau pulang nanti

 

Tak lupa, dengan kerendahan hati...

Aku, memohon maaf yg sebesar dan sebanyak-banyaknya padamu

Dan juga,

Sanah Hilwah cintaku

Doaku selalu menyertaimu

Aku sayang kamu


Jembrana, Bali

10 April 2024 M, 01 Syawal 1445 H

_Vihima_

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Akhir Delapan Januari

  Tanggal ulang tahunmu Pernah menjadi salah satu tanggal yang istimewa bagiku Aku juga pernah menjadi orang pertama yang mengucapkan ...